<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thariqul Huda &#187; mahasiswa</title>
	<atom:link href="http://hudatoriq.web.id/tag/mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hudatoriq.web.id</link>
	<description>Huda's Life, On The Row</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Feb 2012 15:41:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Buka Bareng ALSTE FK Undip</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2007/10/02/buka-bareng-alste-fk-undip/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2007/10/02/buka-bareng-alste-fk-undip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 08:52:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[FK Undip]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[SMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/2007/10/02/buka-bareng-alste-fk-undip/</guid>
		<description><![CDATA[Ada pengumuman untuk para alumni SMA 3 Semarang yang kuliah di FK Undip. Untuk lebih mempererat tali silaturahmi, ALSTE (Alumni SMA Telu) FK Undip akan mengadakan buka puasa bersama yang Insya Allah akan diselenggarakan pada: Hari : Kamis, 4 Oktober &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2007/10/02/buka-bareng-alste-fk-undip/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pengumuman untuk para alumni SMA 3 Semarang yang kuliah di FK Undip. Untuk lebih mempererat tali silaturahmi, ALSTE (Alumni SMA Telu) FK Undip akan mengadakan buka puasa bersama yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:</p>
<table width="100%">
<tr>
<td valign="top">Hari</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Kamis, 4 Oktober 2007</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Waktu</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">Pukul 16.00 WIB</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Tempat</td>
<td valign="top">:</td>
<td valign="top">rumah Ayu FK Undip &#8217;05<br />
Perum Tulus Harapan Blok BI/II Semarang</td>
</tr>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2007/10/02/buka-bareng-alste-fk-undip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Situs Resmi BPN &#8211; ISMKI</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2007/06/27/situs-resmi-bpn-ismki/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2007/06/27/situs-resmi-bpn-ismki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 06:24:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/2007/06/27/situs-resmi-bpn-ismki/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin aku mendapat kabar dari Hamsa &#8211; FK Unud kalau situs resmi BPN &#8211; ISMKI (Badan Pers Nasional &#8211; Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia) telah rampung dan sudah bisa diakses di http://bpnismki.org. Situs tersebut dibuat di atas CMS Mambo &#8211; &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2007/06/27/situs-resmi-bpn-ismki/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.flickr.com/photos/thor_x/621107296/" title="Screenshot Situs BPN"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1379/621107296_92baa0b0e7_m.jpg" style="margin: 0px 10px 10px 0px" alt="bpnismki" align="left" height="180" width="240" /></a>Kemarin aku mendapat kabar dari Hamsa &#8211; FK Unud kalau situs resmi BPN &#8211; ISMKI (Badan Pers Nasional &#8211; Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia) telah rampung dan sudah bisa diakses di <a href="http://bpnismki.org">http://bpnismki.org</a>. Situs tersebut dibuat di atas CMS Mambo &#8211; software CMS yang bisa dibilang sangat powerful dibandingkan software-software sejenis.</p>
<p>Kabar gembira tentunya untuk seluruh mahasiswa kedokteran se-Indonesia karena saat ini sudah ada satu media milik bersama yang bisa dijadikan wadah untuk bertukar informasi tentang kedokteran dan kegiatan kemahasiswaan. Salut kepada calon teman sejawat di PCYCO &#8211; FK Unud yang telah mengusahakan agar ini dapat terealisir.</p>
<p>Sebenarnya dalam Musyawarah Nasional BPN-ISMKI yang diselenggarakan di FKUI 2-4 Februari lalu saya menitipkan oret-oretan Program Kerja kepada delegasi dari Undip yang saya utus. Di oret-oretan Program Kerja itu saya mengusulkan untuk menggunakan platform blog saja agar mengurangi gap teknologi bagi para jurnalis mahasiswa yang hendak mengisi secara rutin.</p>
<p><span id="more-66"></span>Tapi ternyata PCYCO &#8211; FK Unud yang ditunjuk menjadi penanggung jawab program ini bersikeras menggunakan CMS yang lebih kompleks. Hasilnya tentu saja lebih bagus dibandingkan dengan format blog yang sederhana. Namun semoga tidak menghambat partisipasi teman-teman dari FK lain.</p>
<p><strong>FYI</strong></p>
<p>Badan Pers Nasional ISMKI merupakan salah satu Badan Semi Otonom di bawah Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia.</p>
<p>Jika anggota ISMKI ialah BEM/Senat Mahasiswa di Fakultas Kedokteran se-Indonesia, BPN-ISMKI beranggotakan Lembaga-Lembaga Pers Mahasiswa/Media Mahasiswa di lingkungan kedokteran.</p>
<p>Tergabung di antaranya Commed FK Undip, Lingua FK Unair, PCYCO FK Unud, Koran Kampus FKUI, Broca FK Unand, Erythro FK UNS, Transferin FK Unissula, Glossus FK Unpad, Skeleton News FK Unsyiah, dan masih banyak Lembaga Pers/Media Mahasiswa lain yang saya tidak hapal semua <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />.</p>
<p>Selain tiap anggota tersebut memiliki media di kampus masing-masing seperti buletin, koran atau majalah, mereka bersama-sama menerbitkan media berskala nasional di bawah payung BPN ISMKI dan didistribusikan ke tiap kampus. Media tersebut bernama SPEKTRUM.</p>
<p>Dengan beroperasionalnya situs web BPN, keterbatasan media cetak, yaitu space, dapat diantisipasi. Selain itu nantinya mereka yang kehabisan cetakan SPEKTRUM dapat mengunduh versi elektroniknya dari situs BPN. Sekarangpun nampaknya sebagian edisi lama sudah bisa didapatkan di sana</p>
<p>Jaya selalu pers mahasiswa!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2007/06/27/situs-resmi-bpn-ismki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rob.. Oh Rob..</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2007/06/24/rob-oh-rob/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2007/06/24/rob-oh-rob/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jun 2007 07:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[FK Undip]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/2007/06/24/rob-oh-rob/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah meminta izin dan kemudian dipersilakan untuk melihat-lihat bagian dalam rumah itu (dapur, WC, dsb) aku langsung ke belakang. Sebelum melalui lorong menuju dapur aku harus melewati landasan lantai yang kira-kira tiga puluh sentimeter lebih tinggi dari lantai ruang tamu. &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2007/06/24/rob-oh-rob/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="quote">Setelah meminta izin dan kemudian dipersilakan untuk melihat-lihat bagian dalam rumah itu (dapur, WC, dsb) aku langsung ke belakang. Sebelum melalui lorong menuju dapur aku harus melewati landasan lantai yang kira-kira tiga puluh sentimeter lebih tinggi dari lantai ruang tamu. Karena penasaran aku lalu bertanya “Bu, ini kok lantainya dibikin agak tinggi kenapa ya?”</p>
<p class="quote_continue">&#8220;Ooo.. di sini tuh dulu lantai dua mas, sudah amblas. Lha ini kerangka atapnya&#8221;, jawab sang Ibu sambil menunjuk ke arah bawah.</p>
<p class="quote_continue">DHWUOENGG@#*$!!??</p>
<p>Rob. Kata itu sudah sering sekali aku baca di Suara Merdeka. Semarang sudah menjadi sahabatnya. Namun baru pertama kali aku melihat sendiri dampaknya, serta mendengar secara langsung pengalaman para warga yang sudah terbiasa dengannya.</p>
<p>Penggalan percakapan di atas itu terjadi di salah di salah satu rumah yang aku datangi di Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara ketika survey <abbr title="Praktek Belajar Lapangan">PBL</abbr> beberapa hari lalu. Kelurahan ini terletak di Semarang Utara, dan merupakan tempat pemukiman paling utara, karena di seberang Jalan arteri yang melewati kelurahan ini sudah merupakan pintu masuk pelabuhan Tanjung Mas.</p>
<p><span id="more-65"></span>Karena lokasinya yang berdekatan dengan laut dan ketinggiannya yang berada di bawah permukaan laut, wilayah ini sering kebanjiran &#8211; lebih tepatnya tergenang rob dari air laut. Tanah di sana pun setiap tahunnya mengalami penurunan ketinggian sebesar 10 cm. Praktis, jika rob melanda, semakin lama semakin tinggi.</p>
<p>Bila sudah begitu, warga di sana terpaksa meninggikan tanah mereka dengan cara menimbun tanah serta memplester kembali lantai mereka ataupun memasang keramik baru. Alhasil, rumah mereka semakin lama semakin <em>ambles</em> (dalam bahasa Jawa) karena peninggian lantai tadi. Sampai-sampai ada yang namanya Paguyuban Rumah Ambles di sana.</p>
<p>Penduduk di sana sebagian besar berpenghasilan pas-pasan. Satu rumah kecil seringkali dihuni oleh beberapa kepala keluarga. Salah satu rumah yang saya kunjungi, satu kamar kecil dihuni oleh satu keluarga. WC belum tentu ada di rumah (entah karena tidak mampu membangun atau sudah ditelan bumi <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> ). Sudah begitu, mereka harus menunggu rumah mereka &#8216;habis&#8217;.</p>
<p class="quote">Semarang kaline banjir&#8230;</p>
<p>Menurut pakar banjir dan rob dari Universitas Diponegoro, Dr. Ir. Robert J. Kodoatie, penyebab banjir dan rob di Semarang lebih disebabkan karena amburadulnya sistem drainase dan kondisi sungai. Curah hujan bukanlah penyebab utamanya.</p>
<p>Menilik majalah &#8220;Media Semarang&#8221; yang dikeluarkan Pemerintah Kota Semarang edisi 03 tahun lalu, Walikota Semarang mulai melibatkan warga secara aktif dalam menanggulangi permasalahan drainase ini, dengan membuat tim subsistem drainse. Warga dianggap lebih mengerti tentang sistem drainase di wilayah masing-masing. Lurah juga diminta membuat denah sistem drainase di wilayahnya.</p>
<p>Apa ini berarti Pemerintah Kota sebenarnya tidak punya denah sistem drainase yang menyeluruh??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2007/06/24/rob-oh-rob/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jembatan Keledai (Mnemonic) Kedokteran</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2007/05/06/jembatan-keledai-mnemonic-kedokteran/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2007/05/06/jembatan-keledai-mnemonic-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2007 11:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedokteran dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/2007/05/06/jembatan-keledai-mnemonic-kedokteran/id/</guid>
		<description><![CDATA[Walau seorang mahasiswa kedokteran diharuskan untuk mengerti, bukannya menghapal mati, tetap saja bidang kedokteran tidak pernah lepas dari yang namanya menghapal. Apalagi ketika dalam waktu yang sangat singkat semua isi yang ada di kepala harus dikeluarkan. Susah deh kalau kelamaan &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2007/05/06/jembatan-keledai-mnemonic-kedokteran/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walau seorang mahasiswa kedokteran diharuskan untuk <strong>mengerti</strong>, bukannya <strong>menghapal mati</strong>, tetap saja bidang kedokteran tidak pernah lepas dari yang namanya menghapal. Apalagi ketika dalam waktu yang sangat singkat semua isi yang ada di kepala harus dikeluarkan. Susah deh kalau kelamaan loading&#8230;</p>
<p>Seringkali untuk itu mahasiswa memanfaatkan jembatan keledai, atau yang dalam bahasa Inggris disebut <em>mnemonic</em>, entah itu membuatnya sendiri atau menggunakan jembatan keledai <strong>sakti </strong>yang sudah menjadi <strong>legenda </strong><img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' />. Bentuknya macam-macam, mulai dari menganalogikan dengan sesuatu yang unik, membuat singkatan dan akronim, hingga membentuk semacam puisi.</p>
<p>Kesulitan untuk membuat jembatan keledai yang mudah diingat? Pakai saja jembatan keledai yang sudah jadi. Coba mampir ke <a href="http://medicalmnemonics.com" title="Situs arsip jembatan keledai kedokteran">MedicalMnemonics.com</a></p>
<p><a href="http://medicalmnemonics.com"><img src="http://apollo.divshare.com/files/2007/05/06/577301/medicalmnemonics.gif.gif" alt="MedicalMnemonics.com" border="0"/></a></p>
<p>Di situs tersebut tersedia berbagai jembatan keledai yang dikumpulkan/dikirim oleh mahasiswa-mahasiswa kedokteran/dokter dari seluruh dunia. Kamu juga bisa berbagi jembatan keledai karanganmu sendiri ke seluruh dunia. Ada juga versi PDA nya lo, yang praktis bisa dibawa ke mana-mana.</p>
<blockquote><p>Checklisting patients&#8217; pain history is <strong>SO CRAP</strong>!!</p>
</blockquote>
<p><strong>SO CRAP</strong>: <strong>S</strong>ite, <strong>O</strong>nset, <strong>C</strong>haracter, <strong>R</strong>adiates to, <strong>A</strong>ssociated symptoms/ Alleviating and exacerbating factors, <strong>P</strong>eriodicity</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2007/05/06/jembatan-keledai-mnemonic-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ethico Medico Legal bagi Mahasiswa Kedokteran</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2007/03/20/ethico-medico-legal-bagi-mahasiswa-kedokteran/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2007/03/20/ethico-medico-legal-bagi-mahasiswa-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2007 12:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/2007/03/20/ethico-medico-legal-bagi-mahasiswa-kedokteran/</guid>
		<description><![CDATA[Profesi dokter merupakan profesi yang paling sering berhadapan dengan realita. Untuk itu seorang dokter dituntut memiliki karakter yang teguh, memiliki empati, pandai berkomunikasi, dan menjunjung tinggi etika. Beberapa hari lalu dalam kuliah saya mencatat dari kuliah dosen saya bahwa kompetensi &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2007/03/20/ethico-medico-legal-bagi-mahasiswa-kedokteran/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hudatoriq.web.id/files/bbdm.jpg" alt="mahasiswa sedang berdiskusi" style="margin: 0px 10px 10px 0px" align="left" />Profesi dokter merupakan profesi yang paling sering berhadapan dengan realita. Untuk itu seorang dokter dituntut memiliki karakter yang teguh, memiliki empati, pandai berkomunikasi, dan menjunjung tinggi etika.</p>
<p>Beberapa hari lalu dalam kuliah saya mencatat dari kuliah dosen saya bahwa kompetensi dokter yang utama ialah: (1) Humanisme, (2) Profesionalisme, (3) Managerial, (4) Etik. Sedangkan Ilmu-Ilmu Kedokteran disebutkan merupakan kompetensi pendukung, <strong>bukan kompetensi utama</strong>. Sangat menarik memang, karena selama ini saya kira justru kebalikannya.</p>
<p>Mencetak karakter yang memenuhi empat kompetensi utama di atas tentu lebih sulit daripada mendidik para mahasiswa dengan ilmu kedokteran yang harus dikuasainya. Sayangnya lagi, sepertinya masih ada anggapan bahwa masalah etik merupakan seni yang bisa dipelajari sendiri sehingga belum ada keseriusan dari institusi penyelenggara pendidikan kedokteran dalam memberikan materi tentang etika kepada mahasiswa.</p>
<p>Di kedokteran walaupun sudah diberikan mata kuliah Etika Kedokteran, namun tidak ada kurikulum yang baku untuk mata kuliah tersebut, tidak seperti mata kuliah lainnya, tukas dosen saya &#8211; yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Komisi Etik Kedokteran Jawa Tengah.</p>
<p><span id="more-32"></span>Di FK Undip, kuliah tentang Etika disampaikan dua kali, yaitu di semester satu (Humaniora &#038; BBDM) dan di semester akhir (Kepaniteraan Umum). Saya ingat dulu ketika baru masuk kuliah setiap mahasiswa diberi tugas untuk menyalin Sumpah Hipocrates dan seluruh buku Kode Etik Kedokteran Indonesia sampai habis. Dan ternyata benar-benar diperiksa dosen! Kesalahan-kesalahan menyalin sampai ada yang korupsi (memangkas beberapa Pasal karena kelelahan menyalin) benar-benar diperhatikan oleh dosen. Untung waktu itu tidak ikut-ikutan curang. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Di BBDM (Belajar Bertolak Dari Masalah), kami dihadapkan dengan satu contoh kasus dan diberi tugas untuk mendiskusikan segala aspek dalam kasus itu termasuk aspek etika. Bisa dibayangkan kita-kita dulu yang belum punya ilmu apa-apa tentang kedokteran harus berbicara panjang lebar tentang aspek etika penanganan suatu kasus. Tapi ini cukup bagus untuk proses pembelajaran. Bahkan pembahasan etika ini benar-benar menyeluruh, sampai dari segi agama (seluruh agama). Kami yang Islam mengajarkan kepada mahasiswa agama lain tentang perspektif agama kami, begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Motivasi mahasiswa masuk kedokteran tentu beraneka ragam &#8211; mulai dari ketertarikan akan bidang keilmuannya, dorongan diri untuk mengabdi, sampai ingin menjadi sukses dan kaya atau karena dipaksa orang tua. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Pengenalan terhadap etika kedokteran secara dini di semester pertama (diharapkan) mempengaruhi motivasi mahasiswa dalam menuntut ilmu di kampus.</p>
<p>Di kepaniteraan umum (semester akhir) materi yang disampaikan pun lebih mendalam, dipadu dengan contoh-contoh kasus, misalnya jika sedang berhadapan dengan pasien stadium terminale berikut keluarganya. Bagaimana kita bersikap, menjelaskan keadaan pasien kepada keluarganya, memberikan keputusan medis dan etik, dan sebagainya. Karena sudah menerima materi-materi kedokteran lainnya, tentu daya tangkap kami berbeda dengan sewaktu di semester satu.</p>
<p>Di era berlakunya Undang-Undang Praktik Kedokteran, mahasiswa kedokteran perlu diberi tambahan bekal lagi. Penguasaan norma-norma hukum, terutama yang berkaitan dengan kedokteran dan kesehatan harus menjadi kompetensi tersendiri bagi para dokter. Jangan sampai dokter-dokter lulusan baru tersandung masalah hukum karena ketidaktahuan, atau bahkan diperas dan diancam karena dituduh melakukan malpraktik padahal belum tentu sebenarnya ia bisa dijerat dengan hukum.</p>
<p>Memang banyak sekali (praktisi medis) yang mengakui bahwa UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran ini masih banyak kejanggalannya. Di antaranya kesalahan pelanggaran administrasi dijerat dengan hukuman pidana, serta aturan-aturan lain yang terkesan membelenggu praktik kedokteran. Namun biarlah selagi PB IDI berusaha untuk merekomendasikan amandemen atau setidaknya <em>judicial review</em> terhadap UU tersebut (hasil rekomendasi Muktamar IDI ke-26 Desember 2006 di Semarang), para dokter tetap menjaga profesionalitas mereka di bawah payung hukum ini, dan mahasiswa diberi bekal dan pemahaman yang cukup.</p>
<p>Mengingat kurangnya pemberian materi-materi ini dalam sistem perkuliahan, perlu dilakukan seminar-seminar atau diskusi rutin mengenai hal ini. Seperti misalnya Public Discussion tentang Malpraktik yang saya singgung dalam posting saya yang <a href="http://www.hudatoriq.web.id/2006/11/29/pembungkaman-suara-dokter-dan-selektivitas-pers-fenomena-dalam-isu-malpraktik/">berikut ini (klik untuk melihat posting)</a> atau <a href="http://www.bemkuundip.org/index.php/2007/03/20/seminar-entrepreunership-menjawab-tantangan-dokter-masa-depan/">Seminar Menjawab Tantangan Dokter Masa Depan</a> yang baru dilakukan oleh BEM Kedokteran Umum Undip Minggu (18/3) kemarin. Dan yang lebih penting tentunya, mahasiswa dituntut untuk turut berpartisipasi mengikutinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2007/03/20/ethico-medico-legal-bagi-mahasiswa-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Membuat Daftar Pustaka di MS Word</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2007/02/05/tips-membuat-daftar-pustaka-di-ms-word/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2007/02/05/tips-membuat-daftar-pustaka-di-ms-word/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2007 06:10:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[MS Office]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Cukup banyak teman-teman saya yang dikritik mengenai penulisan citation pada proposal Karya Ilmiahnya oleh dosen penguji. Selain format penulisannya yang salah pada daftar pustaka, terkadang kesalahannya terletak pada urutan penomoran. Style citation yang dipakai dalam jurnal-jurnal penelitian medis memang kebanyakan &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2007/02/05/tips-membuat-daftar-pustaka-di-ms-word/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka.jpg" style="margin: 0px 10px 10px" alt="Daftar Pustaka" title="Daftar Pustaka" align="left" />Cukup banyak teman-teman saya yang dikritik mengenai penulisan <em>citation </em>pada proposal Karya Ilmiahnya oleh dosen penguji. Selain format penulisannya yang salah pada daftar pustaka, terkadang kesalahannya terletak pada urutan penomoran. Style <em>citation </em>yang dipakai dalam jurnal-jurnal penelitian medis memang kebanyakan memakai <em>Vancouver System</em>-termasuk di FK Undip-yang mengharuskan urutan <em>citation </em>dalam Daftar Pustaka sesuai dengan urutan penggunaan (urutan tampil) referensi itu dalam teks. Mungkin pengurutan ini yang agak menyusahkan ketika harus menyunting ulang tulisan dan menyisipkan referensi-referensi baru, karena nomor-nomor urut tersebut tentunya harus diubah lagi.</p>
<p>Sebenarnya tidak perlu repot seperti itu kok. Program-program pengolah kata yang sudah canggih seperti Microsoft Word sudah menyediakan alat bantu untuk menyusun dan mengurutkan daftar referensi. Secara banyak juga teman-teman yang bertanya kepada saya, jadi iseng-iseng saya menulis  tips kecil di sini. Jadi kalau ada yang bertanya lagi, saya suruh mereka lihat di sini saja. Beres kan.. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />. Buat yang udah tau, jangan bilang basi banget&#8230; coz ini hanya buat mereka yang belum tau <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.</p>
<p><span id="more-28"></span>Fitur MS Word yang akan kita gunakan adalah Endnote. Endnote mirip seperti Footnote (catatan kaki). Bedanya, catatan-catatan pada Endnote diletakkan di akhir dokumen, bukan di bawah setiap halaman. Begini langkah-langkah pembuatannya:</p>
<ol>
<li>Ketik kalimat yang diambil dari referensi. Setelah itu, letakkan kursor di tempat yang akan kita masukkan <em>reference mark</em> (angka yang menunjukkan nomor urut sumber di daftar pustaka) ke dalamnya.</li>
<li>Pilih menu Insert, kemudian pilih submenu Reference-&gt;Footnote. Klik pilihan tersebut.
<p style="text-align: center"><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka1.jpg" alt="Tips Membuat Daftar Pustaka dengan MS Word" /></p>
</li>
<li>Akan terbuka kotak dialog &#8220;Footnote and Endnote&#8221;.  Aktifkan pilihan Endnote yang terletak di bawah label Location. Pada Number Format pilih format &#8220;1, 2, 3, &#8230;&#8221; Settingan akan nampak seperti gambar di bawah ini:
<p style="text-align: center"><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka2.jpg" alt="Tips Membuat Daftar Pustaka dengan MS Word - Fig 2" /></p>
<p>Setelah settingan sesuai, klik tombol &#8220;Insert&#8221;.</li>
<li>Secara otomatis angka 1 sebagai referensi pertama dimasukkan. Kemudian secara otomatis MS Word menambahkan Endnote kosong di bawah sebuah garis pembatas.
<p style="text-align: center"><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka3.jpg" /></p>
</li>
<li>Isilah Endnote kosong tersebut (setelah angka 1) dengan referensi yang Anda gunakan.
<p style="text-align: center"><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka4.jpg" alt="Tips Membuat Daftar Isi di Microsofoft Word - Fig 4" title="Tips Membuat Daftar Isi di Microsofoft Word - Fig 4" /></p>
</li>
<li>Sekarang, kamu telah menyatakan bahwa kalimat/pernyataan yang diakhiri dengan reference mark nomor 1 diambil dari artikel yang disebutkan di reference list yang juga bernomor 1. Kalau kamu menyisipkan Endnote lagi dengan cara yang sama setelah pernyataan di atas, reference mark pada Endnote yang baru otomatis bernomor 2. Tetapi jika kamu memasukkannya sebelum pernyataan di atas, secara otomatis reference mark kamu yang baru bernomor 1 dan pernyataan di atas menjadi bernomor 2. Jadi kamu tidak usah bingung jika melakukan penyuntingan karena MS Word akan secara otomatis mencocokkan pernyataan kutipan tersebut dengan reference listnya, berapapun nomornya.</li>
<li>Sekarang kamu punya daftar pustaka yang selalu otomatis diupdate ketika kamu melakukan perubahan dalam teks. Tinggal diatur formattingnya agar sesuai dengan aturan penulisan Daftar Pustaka di tempat kamu atau di jurnal tempat artikel kamu akan dipublikasikan. Tapi masalah formatting sebaiknya terakhir saja, sebelum proses diprint. Selain mengatur formatting di Daftar Pustaka, jangan lupa juga untuk menambahkan tanda kurung pada reference mark tersebut.</li>
<li>Tips tambahan: agar Daftar Pustaka tersebut ditulis di halaman tersendiri, arahkan kursor di atas pembatas reference list, kemudian pilih menu Insert-&gt;Break&#8230; Pada dialog Break, pilih Break Type ke tipe Page break kemudian klik OK. Secara otomatis letak kursor kamu menjadi di baris pertama pada halaman berikutnya, tanpa memperhatikan sisa halaman sebelumnya. Sebaiknya memang setiap pergantian section/bab menggunakan cara ini ketimbang harus menambahkan sejumlah spasi baris yang tidak perlu.</li>
</ol>
<p><strong>Menyisipkan reference mark lebih dari sekali</strong></p>
<p>Terkadang kita menggunakan satu referensi lebih dari sekali. Tentunya pada penyebutan referensi tersebut untuk yang kedua kali dan seterusnya, nomor reference marknya harus sama seperti pada penyebutan pertama kali. Untuk itu, cara memasukkan reference mark yang kedua kali dan seterusnya agak berbeda. Begini langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Misalkan saya telah mengutip sebuah artikel berjudul &#8220;Severe Asthma in Adults&#8221; dari American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine. Saya telah menambahkan Endnote yang menyebutkan artikel tersebut dengan cara seperti pada tips saya di atas. Sekarang saya ingin menggunakannya lagi (menyebut referensi yang sama).</li>
<li>Tulis kalimat/pernyataan yang mengutip dari jurnal tersebut dan letakkan kursor pada akhir kalimat/pernyataan.</li>
<li>Pilih menu Insert-&gt;Reference-&gt;Cross-reference&#8230; klik pilihan tersebut.
<p style="text-align: center"><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka5.jpg" alt="Tips Membuat Daftar Isi di Microsofoft Word - Fig 5" title="Tips Membuat Daftar Isi di Microsofoft Word - Fig 5" /></p>
</li>
<li>Pada dialog Cross-reference, pilih tipe Endnote pada Reference type. Pada label Insert preference to, pilih Endnote number (formatted). Di bawahnya, pilih sumber referensi yang hendak kamu pilih. Ingat, di sini sebelumnya saya sudah menambahkan Endnote pada referensi yang sama (baca tips sebelumnya).
<p style="text-align: center"><img src="http://www.hudatoriq.web.id/files/2007/02/daftar_pustaka6.jpg" alt="Tips Membuat Daftar Isi di Microsofoft Word - Fig 6" title="Tips Membuat Daftar Isi di Microsofoft Word - Fig 6" /></p>
<p>Pada contoh memang pilihannya hanya satu (karena saya malas ngetik <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />). Tapi jika Endnote (referensi) yang kamu masukkan sudah banyak, maka semua daftar referensi itu akan ditampilkan di bagian bawah kotak dialog ini. Setelah semuanya oke, klik Insert.</li>
</ol>
<p>Selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2007/02/05/tips-membuat-daftar-pustaka-di-ms-word/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Idul Adha, Tahun Baru dan Kilas Balik Setahun</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2006/12/31/idul-adha-tahun-baru-dan-kilas-balik-setahun/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2006/12/31/idul-adha-tahun-baru-dan-kilas-balik-setahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Dec 2006 16:59:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Penting Tuk Dibaca]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya, selamat hari raya Idul Adha dan selamat tahun baru aku ucapkan kepada semua orang yang mengunjungi blogku ini. Malam pergantian tahun biasanya dirayakan dengan menghabiskan malam di luar, terutama bagi anak-anak muda. Wajar saja, ini momen yang terjadi setahun &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2006/12/31/idul-adha-tahun-baru-dan-kilas-balik-setahun/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya, selamat hari raya Idul Adha dan selamat tahun baru aku ucapkan kepada semua orang yang mengunjungi blogku ini.</p>
<p>Malam pergantian tahun biasanya dirayakan dengan menghabiskan malam di luar, terutama bagi anak-anak muda. Wajar saja, ini momen yang terjadi setahun sekali. Apalagi 1 Januari ditetapkan pemerintah sebagai hari libur nasional. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi sebagian adik-adikku di FK Undip yang tanggal duanya ujian.</p>
<p>Walaupun aku tetap mendapat libur, tetap saja aku tidak punya jadwal apa-apa malam tahun baru ini. Memang biasanya begini sih, bukan cuma tahun ini saja. Aku memang kurang tertarik untuk merayakan tahun baru. Lebih baik momen ini digunakan untuk merenung, melompat ke belakang mengingat kembali segala tindak-tanduk kita sepanjang tahun ini. Apa saja yang telah kita dapat, apa saja kekurangan kita dan apa action plan kita ke depan. Berhubung tahun ini aku punya personal blog, aku jadi punya satu gawean baru di malam tahun baru ini, yaitu menorehkan isi kepalaku melalui kata-kata di blog ini.</p>
<p><span id="more-25"></span><strong>Idul Adha</strong></p>
<p>Malam tahun baru kali ini sedikit unik dibanding tahun sebelumnya, karena bertepatan dengan Idul Adha. Ini seharusnya bisa membuat kita untuk lebih berintrospeksi diri di malam pergantian tahun ini. Lucu tidak sih, kalau di siang hari kita mengingat kewajiban kita untuk berqurban, mengingat saudara-saudara kita yang kekurangan serta berbagi terhadap sesama tetapi malamnya kita nyemplung ke dunia hedonisme? Rasanya jadi mengurangi nilai ibadah qurban di siang harinya.</p>
<p>Kalau bicara soal kegiatan Idul Adha, biasanya aku dan teman-teman Himpunan Mahasiswa Islam melaluinya dengan menjadi panitia qurban. Tapi tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya karena sudah banyak adik-adik angkatan bawah yang bisa diandalkan. Tapi tetap saja aku mengikuti acaranya.</p>
<p>Acaranya ya tentu saja penyembelihan hewan qurban, berupa kambing dan sapi. Karena sudah menjadi kegiatan rutin, banyak orang-orang yang sudah menjadi langganan untuk meng-qurbankan hewannya di Sekretariat <abbr title="Himpunan Mahasiswa Islam" class="published">HMI</abbr> Komisariat FK Undip. Biasanya mereka para dokter, dosen serta warga sekitar Kintelan, Semarang.</p>
<p><img align="left" title="Sapi yang Sudah Selesai Dikuliti" id="image28" alt="Sapi yang Sudah Selesai Dikuliti" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px; margin-right: 10px" src="http://i123.photobucket.com/albums/o295/thariqul_huda/idul_adha_sembelih.jpg" />Setelah penyembelihan hewan dan sebagian daging dipisahkan untuk dikembalikan kepada yang berqurban, selebihnya dikumpulkan, dibagi-bagi kepada warga sekitar Kintelan terutama yang kurang mampu. Sebagian lagi sisanya kami masak untuk makan-makan bersama santri-santri TPA Habibah dan Miftahlul Ilmi.</p>
<p>Di sini nih yang aku suka. Selain makan gratis, terasa sekali rasa kekeluargaan dan gotong royongnya. Bukan cuma antara anggota HMI dan Pengurus TPA saja, melainkan juga dengan warga sekitar komisariat. Ibu-Ibu di sini &#8211; kebanyakan memang putra-putrinya merupakan santri di TPA &#8211; beramai-ramai ikut membantu, dari memotong daging menjadi kecil-kecil sampai memasakkannya. Teman-teman tinggal mengantar-antar daging, mengangkat panci, piring, gelas, menyiapkan meja. Yang cowok-cowok sebagian berkumpul membakar sate.</p>
<div style="text-align: center"><img style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px" alt="Bersama Teman-Teman HMI Komfak FK Undip Setelah Makan-Makan" id="image27" title="Bersama Teman-Teman HMI Komfak FK Undip Setelah Makan-Makan" src="http://i123.photobucket.com/albums/o295/thariqul_huda/idul_adha_makan.jpg" /></div>
<p>Tahun ini menunya hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu gule, bistik, sate, dan tengkleng. Ya.. karena bahannya sama, yaitu daging kambing dan sapi.</p>
<p><strong>Tahun Baru, Kilas Balik Setahun Lampau<br />
</strong></p>
<p>Hmm.. tahun 2005 ini apa saja yang terjadi dengan diriku? Let&#8217;s see</p>
<ul>
<li>Umur</li>
<p>Di tahun ini aku menjumpai ulang tahun ke 21 ku. Berarti aku sudah memasuki dekade ketiga dalam hidupku. Seharusnya umur segitu sudah dewasa, tapi aku rasa aku belum bisa menyebut diriku dewasa.</p>
<li>Kuliah</li>
<p>Tahun ini pelajaran-pelajaran pre-klinik sudah aku lewati. Tinggal pelajaran-pelajaran klinik. Tapi entah kenapa semangat belajarku jadi menurun drastis. Malah sepertinya aku kebanyakan belajar yang lain. Alhasil, jatah Semester Pendek untuk pertama kalinya aku pergunakan full.</ul>
<ul>
<li>Organisasi</li>
<ul>
<li>Di ekstra kampus, tahun ini aku mengakhiri kepengurusanku sebagai Sekretaris Umum HMI Komfak FK undip. Tugas yang cukup berat, menjalankan fungsi administrasi dan kesekretariatan sekaligus menjadi orang nomor dua di komisariat. Dan aku rasa aku kurang bisa menjalankannya dengan maksimal. Tahun ini juga tidak sempat mengikuti LK II. Padahal banyak jadwal LK II yang undangannya sampai ke komisariat, dari Bogor, Ciputat, dll. Tapi selalu ada saja yang menjadi penghalang. Biasanya sih bentrok dengan jadwal ujianku.</li>
</ul>
<ul>
<li>Di intra kampus, aku mengakhiri masa kepengurusan di Senat Mahasiswa Kedokteran Umum Undip. Namun setelah Pemira berlangsung malah nyemplung kembali ke BEM, di sana dimintai tolong menjadi Koordinator Biro Informasi dan Komunikasi. Berhubung Biro Infokom membawahi media kampus kami, Commed, yang juga berperan sebagai pers di kampus, dan juga karena pendahuluku, mbak Yana merupakan pengurus Badan Pers ISMKI, akhirnya aku kedapatan warisan meneruskan partisipasi Undip di BPN. Lumayan juga sih, dapat kenalan-kenalan baru dari calon sejawat di berbagai penjuru tanah air.</li>
</ul>
<li>Event-Event Menarik Yang Aku Ikuti</li>
<ul>
<li>Di akhir kepengurusan HMI, aku dan Ketua Umum ku sempat diundang oleh HMI Cabang Semarang untuk mengikuti pelatihan tentang Monitoring Kinerja Organisasi bersama teman-teman dari Komisariat HMI se-Semarang. Materinya sangat menarik. Cukup banyak hal-hal baru yang aku dapat di sini. Selain itu, acaranya yang diselenggarakan di villa &#8220;Rumah Adat&#8221; di Bandungan selama tiga hari dua malam menjadi kenangan tersendiri</li>
</ul>
<ul>
<li>Karena program kerja Departemen Luar Negeri yang salah satunya ialah pengiriman delegasi ke Seminar-Seminar yang diselenggarakan oleh FK lain, akhirnya aku berangkat ke FKUI untuk mengikuti Seminar Telemedicine yang diselenggarakan oleh Departemen IT SM-FKUI karena bidangku di BEM juga mencakup IT sehingga diharapkan cukup bisa mencerna materinya. Acaranya menarik, cukup membuka wawasan, apalagi di Semarang isu Telemedicine belum terwacanakan.</li>
<li>Di acara seminar AIDS dan NAPZA yang diselenggarakan oleh SPADAN, semula aku bukan panitia. Namun akhirnya ditarik ke dalam panitia karena keahlianku dibutuhkan. Karena panitianya sebagian besar juga teman-teman seangkatanku sendiri, ya aku bantu.</li>
<li>Masih banyak yang lain tapi terlalu banyak untuk diceritakan</li>
</ul>
<li>Dunia Maya</li>
<ul>
<li>Di awal kepengurusan Infokom BEM KU, aku kebut untuk membuat website resmi BEM, yang dari dulu tidak pernah terealisir. Akhirnya tanggal 12 Juni 2006 &#8211; bertepatan dengan hari ulang tahunku, website tersebut bisa diakses. Mulai saat itu, tanggal tersebut selain merupakan tanggal ulang tahunku juga merupakan tanggal ulang tahun website tersebut. Sebetulnya memang tidak bagus untuk kaderisasi pengurus jika aku sendiri yang membuat. Tapi bagaimana lagi, karena sulitnya mencari SDM di bidang web programming n web design di Fakultas Kedokteran. Tapi tetap aku adakan pelatihan bagi pengurus Infokom tentang web programming n design.</li>
<li>Dengan datangnya era web 2.0, tahun ini aku tertantang untuk mempelajari AJAX. Namun sampai sekarang belum selesai.</li>
<li>Di tahun ini juga aku mulai mengenal yang namanya WordPress. Langsung saja aku download versi 2.0.5 nya untuk membangun blog ini. Sebelumnya aku sudah berkali-kali membuat blog di situs-situs blog instan lain. Namun tidak ada kelanjutannya. Blog ini aku harap dapat terus berkembang.</li>
<li>Dengan diaktifkannya pintu gerbang ke dunia maya di kampus kami (labkom yang dulu sempat diputus), frekuensiku online pun bertambah. Dari <a href="http://alexbudiyanto.web.id">Alex</a> aku dapat informasi mengenai komunitas blogger di Semarang, yaitu <a href="http://www.loenpia.net/">Loenpia</a>. Langsung saja aku daftar saat itu juga. Di sana aku banyak mendapat banyak ilmu baru, dari pernak-pernik web, kenalan, sampai etika blogging.</li>
</ul>
<li>Ehem.. Cinta</li>
<ul>
<li>Karena kesibukan kami masing-masing, akhirnya aku dan You-Know-Who (hehehe.. Voldemort kalee) memutuskan untuk jalan sendiri-sendiri dulu. Sebenarnya selama ini tidak ada hubungan resmi antara aku dan You-Know-Who. Jadi sebenarnya dari dulu statusku masih jomblo, tetapi karena ada You-Know-Who, teman-temanku sering menganggap aku bukan jomblo tulen. Tapi sekarang gelar itu berhasil aku raih kembali.</li>
</ul>
</ul>
<p>Kesimpulan</p>
<p>Banyak kejadian-kejadian buruk menimpaku tahun ini. Yang tertulis di sini cuma yang layak dipublikasikan saja <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' />. Bisa dibilang prestasiku menempuh tahun ini kurang memuaskan. Semoga tahun-tahun berikutnya menjadi lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2006/12/31/idul-adha-tahun-baru-dan-kilas-balik-setahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KBK di Angkatan 2006</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2006/12/08/kbk-di-angkatan-2006/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2006/12/08/kbk-di-angkatan-2006/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2006 18:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[KBK]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Pagi itu kami Pengurus Harian BEM KU Undip dijadwalkan melakukan presentasi di Angkatan 2006 ruang C. Karena terbentur jadwal kuliah, tinggallah kami berempat &#8211; saya, Erlina, Adim dan Ria yang akan mempresentasikan kinerja kami selama masa kepengurusan di depan adik-adik. &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2006/12/08/kbk-di-angkatan-2006/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi itu kami Pengurus Harian BEM KU Undip dijadwalkan melakukan presentasi di Angkatan 2006 ruang C. Karena terbentur jadwal kuliah, tinggallah kami berempat &#8211; saya, Erlina, Adim dan Ria yang akan mempresentasikan kinerja kami selama masa kepengurusan di depan adik-adik. Akhirnya tugas pembawa acara diserahkan kepada saya.</p>
<p>Presentasi kami biasa saja, seputar perkembangan kampus dan apa saja yang telah kami capai. Yang menarik, ketika dibuka sesi tanya jawab, ternyata pertanyaan adik-adik 2006 saat itu seluruhnya menyangkut masalah kurikulum yang baru diterapkan kepada mereka. Menurut mereka, di kurikulum ini mereka dituntut untuk menguasai materi dalam waktu singkat. Saya bisa melihat hal itu dari draft KBK ketika diadakan lokakarya sebelum tahun ajaran ini dimulai. Namun di sisi lain, mereka pun dijejali dengan berbagai macam tugas yang jumlahnya tak terkira. Akhirnya, bukan belajar yang mereka lakukan, tapi mengejar deadline pengumpulan tugas. Bahkan untuk itu beberapa dari mereka terpaksa bolos untuk menyelesaikan tugas di rumah. Kalaupun tidak bolos, di kampus mereka mengerjakan tugas, bukan mendengarkan kuliah.</p>
<p>Uniknya lagi, pembagian angkatan 2006 menjadi dua kelas dengan blok berbeda membuat mereka kurang mengenali teman-teman seangkatannya sendiri! Jarang ada waktu bagi mereka untuk bercengkerama dengan rekan-rekannya di kelas yang satunya.</p>
<p>Sewaktu awal-awal masuk FK dulu, angkatan kami pun merasakan bagaimana rasanya menerima bermacam-macam tugas, terutama laporan praktikum. Tapi dibandingkan dengan nasib adik-adik 2006 sepertinya berbeda jauh. Saya jadi teringat ketika hendak sholat dzuhur di musholla di gedung dekanat, ada beberapa mahasiswi 2006, kalau tidak salah tiga orang, berkumpul di ujung musholla. Dua dari mereka tidur tergeletak tak berdaya ditemani diktat-diktat anatomi di sampingnya, sedangkan satu orang lagi sedang duduk membalik-balik Atlas Sobotta. Saya sepertinya merasa kasihan kepada mereka, tapi entah mengapa kala itu tidak saya sapa sedikitpun, takut mengganggu. Bahan kuliah anatomi yang saya dan teman-teman tempuh dalam satu semester kini harus mereka telan semua dalam satu bulan. Sama saja dengan SP dong!</p>
<p>Konsep Kurikulum Berbasis Kompetensi, dengan Problem Based Learning sebagai metode pembelajaran para mahasiswanya memang sangat baik untuk diterapkan. Mahasiswa dituntut untuk <em>learning how to learn</em>, selain dalam waktu bersamaan juga menguasai materi. Namun yang saya takutkan, kurangnya pengalaman serta kurangnya fasilitas pendukung membuat disainer kurikulum yang diterapkan di FK Undip ini terlalu jauh melangkah. Semoga dalam waktu dekat jadi diseleggarakan semacam evaluasi penerapan kurikulum ini untuk mengetahui sejauh mana keberhasilannya serta kendala-kendala yang dihadapi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2006/12/08/kbk-di-angkatan-2006/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Angkatan 2003 FK Undip</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2006/12/04/buku-angkatan-2003-fk-undip/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2006/12/04/buku-angkatan-2003-fk-undip/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2006 06:30:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[FK Undip]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Foto pertama untuk penyusunan buku angkatan 2003. Tidak terasa, ternyata sudah semester tujuh. Sudah saatnya mengumpulkan kenangan-kenangan selama di FK Undip untuk diabadikan menjadi Buku Angkatan. Doakan ya, semoga jadinya bagus. Untuk teman-teman angkatan 2003, aku butuh kerjasamanya!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center"><img alt="Foto Cowok-cowok Angkatan 2003 FK Undip" id="image13" src="http://www.hudatoriq.web.id/files/blog_huda.jpg" /></div>
<p align="center">Foto pertama untuk penyusunan buku angkatan 2003. Tidak terasa, ternyata sudah semester tujuh. Sudah saatnya mengumpulkan kenangan-kenangan selama di FK Undip untuk diabadikan menjadi Buku Angkatan. Doakan ya, semoga jadinya bagus. Untuk teman-teman angkatan 2003, aku butuh kerjasamanya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2006/12/04/buku-angkatan-2003-fk-undip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aksi Simpatik Hari Kesehatan Nasional BEM KU Undip</title>
		<link>http://hudatoriq.web.id/2006/11/13/aksi-simpatik-hari-kesehatan-nasional-bem-ku-undip/</link>
		<comments>http://hudatoriq.web.id/2006/11/13/aksi-simpatik-hari-kesehatan-nasional-bem-ku-undip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Nov 2006 05:23:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>huda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[FK Undip]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hudatoriq.web.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Bermula dari agenda yang tidak direncanakan sebelumnya dalam rapat Pegurus Harian BEM KU Undip, akhirnya pada hari Minggu 12 November 2006 lalu, kami mahasiswa FK Undip mengadakan Aksi Simpatik dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, yang memang jatuh pada tanggal tersebut &#8230; <a href="http://hudatoriq.web.id/2006/11/13/aksi-simpatik-hari-kesehatan-nasional-bem-ku-undip/">Lanjutkan membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" title="Mahasiswa FK Undip sedang berorasi meneriakkan pesan-pesan kesehatan" id="image5" alt="Mahasiswa FK Undip sedang berorasi meneriakkan pesan-pesan kesehatan" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 10px" src="http://huda.orgfree.com/files/aksi_baris.jpg" />Bermula dari agenda yang tidak direncanakan sebelumnya dalam rapat Pegurus Harian BEM KU Undip, akhirnya pada hari Minggu 12 November 2006 lalu, kami mahasiswa FK Undip mengadakan Aksi Simpatik dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, yang memang jatuh pada tanggal tersebut setiap tahunnya. Aksi Simpatik yang kami lakukan cukup sederhana, dimulai dengan long march dari Kompleks Rumah Sakit Dokter Kariadi, melalui Jalan Dr. Kariadi, Jalan Menteri Supeno, Jalan Pahlawan, dan berakhir di Simpang Lima. Di Simpang Lima kami meneriakkan pesan-pesan kesehatan bagi masyarakat, mendirikan Posko Pemeriksaan tekanan darah gratis serta membagi-bagikan buletin dan permen yang diikatkan ke sebuah kertas berisi pesan-pesan kesehatan.</p>
<p><span id="more-5"></span>Aksi kami terbilang sukses, walaupun jumlah mahasiswa yang berpartisipasi kurang dari yang kami targetkan. Ini terbukti dari respon positif masyarakat kota Semarang yang biasa menghabiskan waktu hari Minggu pagi mereka di Simpang Lima. Mereka cukup antusias, terutama dalam memeriksakan tekanan darahnya di posko kami. Selain itu, mereka pun banyak bertanya tentang kesehatan mereka kepada kami, yang sebetulnya belum berkompeten dalam menerima konsultasi kesehatan.</p>
<p><img align="left" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 10px" alt="Posko pemeriksaan tekanan darah gratis" id="image6" title="Posko pemeriksaan tekanan darah gratis" src="http://huda.orgfree.com/files/aksi_tensi.thumbnail.jpg" /><img align="left" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 10px" alt="Posko pemeriksaan tekanan darah gratis" id="image7" title="Posko pemeriksaan tekanan darah gratis" src="http://huda.orgfree.com/files/aksi_tensi2.thumbnail.jpg" />Sempat terdapat beberapa kendala yang kami alami dalam acara tersebut. Di antaranya ialah &#8216;pengusiran&#8217; oleh petugas Ramayana Departement Store yang pekarangannya kami gunakan untuk mendirikan posko. Namun akhirnya kami berhasil menemukan tempat lain yang cuku strategis di lapangan Simpang Lima, sebelah depan Masjid Baiturrahman. Posko kami lanjutkan di sana. Pukul 09.00, kami akhiri acara aksi simpatik ini dan kembali pulang ke rumah masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hudatoriq.web.id/2006/11/13/aksi-simpatik-hari-kesehatan-nasional-bem-ku-undip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

