Mari kita isi blog ini dengan tulisan gak penting lagi (habis lagi gak ada yang mau ditulis). Bagi mereka yang mampir ke blogku demi mencari suatu informasi yang bermanfaat, maaf ya..
. Tidak usah mengklik link ke artikel lengkapnya juga gak apa-apa (tapi sebaiknya diklik aja
). Tapi Insya Allah postingan yang berikutnya setelah ini kembali sarat akan informasi yang bermutu seperti sedia kala (hoek.. hoek.. cuh..).
Kali ini aku kepengen nunjukin mainan-mainan baruku. Sebenarnya udah lama sih pesennya, tapi baru aku ambil kemarin – karena aku dapat kelompok Panum yang mendapat pelajaran PPGD (Penanganan Pasien Gawat Darurat) untuk putaran pertamanya, yang tentunya gak pake alat-alat ini.

Lanjutkan membaca ‘Mainan Baruku’
Pheew… hari yang melelahkan, walaupun sebenarnya tidak ada yang aku lakukan hari ini. Paling tidak melelahkan bagi pikiranku. Kuputuskan tuk segera pulang, mengumpulkan kemudian merangkai serpihan-serpihan kekuatan yang akan kukenakan keesokan harinya, meninggalkan canda tawa teman-temanku yang saat itu sedang bergembira atas hadiah besar yang mereka semua terima – sebuah ”titik panas” baru di kampus, kutiru satu istilah yang disebut oleh salah seorang dari mereka. Beberapa dari mereka berterimakasih padaku, mengucapkan kalimat pendorong semangat padaku, menyampaikan rasa bangganya terhadapku atas apa yang telah aku perjuangkan. Sebenarnya tidak ada yang aku perjuangkan. Dan kalau mereka semua melihatnya lebih dekat, semua hanya buah dari beberapa pertemuan dengan petinggi-petinggi fakultas, tanpa perbedaan pendapat, tanpa adu argumen.
Langsung saja ku kembali ke tempatku berlindung sepanjang musim. Kosong seperti biasa. Melantunkan kesunyian yang memekakkan telinga, meruntuhkan segala keteguhan hati prajurit yang baru berangkat pergi berperang. Meskipun begitu, inilah my home sweet home. Tempatku memanjakan diri, tempatku menempa diri, tempatku membuahkan ide-ide dari sebuah renungan, tempatku bermimpi, tempatku menghitung sisa umurku setiap pagi.
Lanjutkan membaca ‘Pheew…’
Diterbitkan pada tanggal 1 Desember 2006
dalam Foto.
Kanan: Masjid Undip Tembalang yang dari dulu tidak kunjung selesai pembangunannya. Kiri: Tanah tempat rumah dinas rektor rencananya akan dibangun. Manakah yang akan rampung terlebih dahulu?
Komentar Terakhir