Hari Sabtu (3/11) kemarin seharian tidak di rumah karena hadir di acara Gutsy Release Party dan sorenya langsung keluyuran. Hari itu aku tidak tahu kalau di Suara Merdeka ada berita yang cukup menghebohkan hingga malamnya aku ditanya tetanggaku “Piye ki… cah2 kedokteran kok akeh sing melu Al-Qiyadah”.
Mendengar berita itu sebenarnya aku sudah punya bayangan, siapa yang dimaksud. Ya.. memang, aku punya teman dua orang di angkatanku yang oleh teman-teman sudah dikenal mengikuti suatu ajaran yang sepertinya sesat. Salah satu di antaranya bahkan dulu dekat sekali dengan aku. Kami biasa belajar bersama-sama, biasanya di kosnya. Bahkan kalau walaupun besok ujian dimulai jam 7 pagi, kami bisa begadang sampai jam tiga malam.
Anaknya pintar. Di pelajaran anatomi dulu teman-temanku yang lain pasti mencari cadaver (mayat) yang ia singgahi, supaya bisa belajar bareng, lebih tepatnya, ditentirin. Sebelum semester mulai, buku Osteologi pun sudah dikhatamkannya. Sewaktu kemah bakti (acara rutin di FK Undip), di tasnya banyak sekali textbook yang tebal–semisal Biokimia Harper–turut dibawanya. Padahal, barang bawaan kemah itu biasanya sudah banyak. Nilainya sudah pasti bagus-bagus, saingan sama aku *halah*.
Tapi sejak suatu saat, ia mulai sering telat. Sering bolos. Di kampuspun selalu mengantuk. Kita jarang kumpul-kumpul lagi. Dan yang namanya FK Undip, dindingpun dapat berbicara. Maka mulailah beredar isu bahwa dia sering mengikuti pengajian yang aneh-aneh. Saya pun pernah ketika main ke kosnya tiba-tiba diajarin dipresentasikan–dengan alat bantu whiteboard yang ada di kamarnya–teori Islam hasil yang agak aneh, seperti Nabi Muhammad sebenarnya bukan Rasul terakhir. Atau yang terkesan menghubung-hubungkan ajaran yang satu dengan yang lain, namun rasanya terlalu mekso.
Lama kelamaan makin parah. Bahkan sekarang praktis dia tidak pernah datang kuliah. Beberapa semester yang lalu nilainya E semua, kecuali satu pelajaran. Sampai saat ini dia bahkan masih mendaftar KRS namunt tidak pernah menampakkan batang hidungnya di kampus.
Berbeda dengan dia. Temannya yang satu lagi masih sering datang kuliah. Namun ya itu. Setiap kuliah dia pasti mengantuk. Mungkin karena sholat malam terus sampai pagi. Kamis (25/10) kemarin bahkan ia mengirim SMS ke aku tiba-tiba menanyakan “Hud, kapan kita bisa membahas Al-Quran bareng? Kalau punya ilmu sebaiknya kan kita berbagi”. Hehehe.. aku jawab aja, kapan-kapan deh. Tp belum bisa janji. Beberapa temanku yang lain juga diajak.
Dalam pembicaraan sambil makan-makan di sebuah warung tenda bersama beberapa anak HMI setelah acara halal bi halal di balai kota beberapa waktu lalu, baru aku dengar bahwa organisasi yang ia ikuti bernama Al-Qiyadah. Kamis (1/11) kemarin ketika kuliah Radiologi, salah seorang temanku bahkan mengujinya dengan berkata keras-keras “Eh.. Nabinya Al-Qiyadah katanya tertangkap ya? hahahaha…” di belakang salah satu teman kami itu untuk melihat reaksinya.
Namun, jawaban pastinya baru aku ketahui setelah melihat beritanya di Suara Merdeka.
Saya tidak tahu apakah harus merasa kasihan kepadanya karena telah salah memilih jalan ataukah justru harus menyalahkan dia, karena sebagai seorang yang dewasa seharusnya ia harus menyadari dan bertanggungjawab atas segala yang ia lakukan.
Tapi alangkah sayang, jika hanya karena salah melangkah, akhirnya orang-orang yang seperti ini sampai kehilangan masa depannya. Apalagi seperti teman saya yang satu ini.
semuanya pilihan memang ada resikonya hud, bisa baik bisa buruk
iya mas,,kasian liatnya,masa depan,ortunya,dll..moga mereka dikasih hidayah yang lurus ‘lagi’ besok-besok
Gak tanggung2, ternyata dia pemimpin di Semarang… (menurut suara merdeka hari ini). Aq malahan gak tau klo dia punya nama alias
emang temenmu sekarang gimana maz??
masuk hotel prodeo ato bertobat. denger2 di sby malah gk pada mau bertobat.
dulu bgt waktu smu aku jg sempet ngaji2 kayak gt,…(jd inget temen2 lama, gimana naseb mereka ya?)
kalo ketemu lagi langsung tarik aja, segera kita cuci otak lagi biar sehat
. Demi orang tuannya.
kalo aku apa?

temen mu apa temen mu..?
hmm,,,
keknya mereka didampingi secara baik2 aja… selalu ada alasan di balik tiap kejadian, mungkin karena kurang perhatian, mungkin hanya ingin cari sensasi, atau mungkin jenuh dengan kehidupan sebelumnya.
ow, turut prihatin sm temennya…
@wawancavamall:
denger2 sih gak mau ngucapin syahadat lg..
@ganes
nanti diatur deh..
@Nona Nieke,,
lha maunya aku anggep apa? peliharaan juga boleh..
gak nyambung ah komennya… baca postingannya gak sih??
@chocoluv:
ck3x.. cara pandang bijak seorang psikolog ya gini..
iya.. iya.. entar komen lagi, belom baca..
sabar ya Hun
tuhhh, dah dibaca smuanya sampe habis!

happy?
first of all, aku turut berduka untuk temenmu Huda.

di kampusku juga ada yg spt itu, masuk aliran sesat, tp bukan Al Qiyadah.
dia masuk NSI. pernah denger? pernah donkkk! Huda gitu loch
sebagai teman gak ada salahnya ngingetin.
cukup ngengetin aja,
sesama muslim itu kan harus saling mengingatkan.
dan jangan disentil2 begitu.
nantinya dia makin gak mau main dan deket2 kalian lagi.
itu sama skali ndak membantu.
ngomong sama org2 yg spt itu memang harus hati2,
salah2 bisa knapa2.
temenku juga ada kok yg akhirnya sadar karena dia masih punya teman yg selalu mengingatkannya
btw, di suara merdeka dibuat apa Huda soal temenmu?
ndak dijabarkan di sini..
apa akunya yg ndak mudheng??
Gak disentil kok.. ya, nanti deh coba kita lihat..
Ini beritanya di Suara Merdeka:
http://suaramerdeka.com/harian/0711/03/nas20.htm
http://suaramerdeka.com/harian/0711/04/nas09.htm
http://suaramerdeka.com/harian/0711/06/nas14.htm
Untung kamu gak ikutan yang begituan hud….
Kamu dulu juga ikutan aliran sesat bersama ku kan he he he… aliran yang hunting komik tiap hari senin ha ha ha (sampe duit jajan abis buat beli komik doank)
masa lalu masa lalu…..
kembali ke topik…
terus akhirnya kabar terakhir gimana tuh hud?
Ah..sudahlah..namanya juga pilihan hidup..
@deniar:
hahahaha… inget jaman dulu.. masih ngandalin Elex. Klo sekarang dapetin manga scan lebih gampang & cepet ketimbang nunggu versi Indonesianya
Belum denger kabar terakhirnya. Tp kemarin salah seorang dari mereka masuk kul lagi kok.
Innalillah ……
Kasian banget tuh temenmu, dan untung ya Hud, pemerintah cuman nangkap aja trus dimasukin ke prodeo. Tapi kalo dikembalikan ke rakyat, bisa-bisa mereka dibakar ….
Semoga kita dijauhan dari hal yg demikian …
*ngomonge karo mbakar jagung ….
Fungsi teman adalah saat teman membutuhkan selalu ada
*halah, ngaco.com*
Hudaaaa..! hun, FYI aja, blog ini skarang dah pake hosting sendiri lho..
see? skarang aku udah mule blajar caranya bikin WP.org
mana pujianmu, honey? *ngoookkk
*
@keritiKentang
hebat… plok plok plok plok plok….
*
*itu suara kentut, bukan tepuk tangan
met belajar. Kalo gitu bisa make pluginku tanpa harus bergantung ke blogku dong. Mampir aja ke sini [1].
Anda welcome to the community. Klo ada apa2, jangan ragu nanya2 di situs Forum WP Indonesia [2]
[1]http://www.hudatoriq.web.id/wp-hacks/ym-online-status/
[2]http://id.forums.wordpress.org
Yg FE itu satu tingkat di atasku, orangnya nggak terkenal, tapi jadi terkenal sih terakhir2 ini. Berhubung nggak terkenal itu, jarang yang tau dia, sekarang aku ada 1 MK yg bareng sama dia. Dia jarang masuk, apalagi semenjak dia “terkenal”, sepertinya dia belum kembali ke kampus
Klo dosen2 sih menyarankan untuk menggandengnya “ke jalan yg benar”, tp orangnya jg nggak tau ada dimana…
Aq jg kenal satu orang lagi darI Sastra (kyknya udah lulus sih). Yang disayangkan, dia satu organisasi extra kampus Islam sama aku…
Say,,,
Aamana billahi wa rasuulihi…
-aku beriman kpd Allah dan Rasulnya-
AQIDAH satu dan yg selalu hrs kuat tuk dijaga,,
smg qt sekalian te2p berada dlm aqidah yg haq,,,
ujian tsendiri bwt ank2 FK,,
yg plg sering kesrempet kl ad kasus2 aliran2 sesat kyk gini,,,,
Aqidah kita selalu diusik ya?hati2 dah dgn macam2 aliran sperti itu..mereka diluar sana selalu cari cara untuk menghancurkan aqidah kita…waspadalah..waspadalahhh!!!!!