Mengatasi Widget Integration di WordPress 2.2 – Untuk Pengguna K2

Tanggal 16 Mei lalu, WordPress 2.2 yang diberi nama “Getz” telah resmi diluncurkan. Salah satu perubahan besar dalam versi ini ialah “Widget Integration”. Widget, yang semula merupakan plugin untuk WodPress kini secara default terinstal begitu Anda menginstal WordPress 2.2. Dengan widget, mengelola sidebar cukup dengan drag and drop komponen-komponen sidebarnya.

Para pengguna K2, salah satu theme WordPress yang cukup terkenal, mungkin sebelumnya telah mengenal fitur serupa – K2 Sidebar Module. Bahkan, kebanyakan pengguna K2 lebih memilih menggunakan Sidebar Module ketimbang menggunakan widget. Menurut saya pribadi sih memang lebih nyaman Sidebar Module. Kenapa tidak ini saja ya, yang diintegrasikan di WordPress 2.2?

Sayangnya Sidebar Widget sering mengalami konflik dengan Sidebar Module jika diinstal. Dengan dibawakannya Sidebar Widget secara default pada WordPress 2.2, pengguna theme K2 jadi tidak bisa menggunakan theme kesayangannya karena akan langsung error begitu theme ini diinstal.

Solusi yang saat ini disarankan untuk pengguna K2 yang ingin menggunakan WordPress versi 2.2 ialah dengan menonaktifkan fitur sidebar widget bawaan. Caranya yaitu dengan menginstal plugin “Disable WordPress Widgets” yang ditulis oleh Darrell Schulte. Pluginnya cukup sederhana, intinya hanya satu baris perintah, remove_action('plugins_loaded', 'wp_maybe_load_widgets', 0 );

21 Tanggapan terhadap “Mengatasi Widget Integration di WordPress 2.2 – Untuk Pengguna K2”


  1. Ikon Gravatar 1 Nieke,,

    mas mas.,.,
    miisssiii.. numpang tanya,,

    ini mapsunya Wordpress yg mana ya..?
    yg dotcom apa yg dotoerge?

    maaph, kalo pertanyaannya agak tolol..
    ngajak ngejek lo Huda! 8-|
    gaptek neyh,,, [-( :)>- :”>

  2. Ikon Gravatar 2 huda

    ini maksudnya ’software’ WordPress Niek.. entah kenapa, aku kok gak suka menyebutnya dengan WordPress.org, just WordPress. WordPress.org itu kan nama situs pengembangannya, tapi nama softwarenya WordPress titik…

    Klo WordPress.com itu kan memang bloghost gratis dengan engine blog WordPress, jadi merujuk ke satu situs penyedia jasa bloghost…

  3. Ikon Gravatar 3 Leo

    Koq aku gak bisa yahh?

  4. Ikon Gravatar 4 huda

    @leo:
    pluginnya diunduh (dari taut yang aku tulis), terus diinstal sebelum menginstal K2

  5. Ikon Gravatar 5 escoret

    dokter,tapi ngutek2 WP…hebattttt..!!!!

    eh,wp bukan wanita panggilan lhoo….hehheheh

  6. Ikon Gravatar 6 Evy

    aku dulu pertama ngeblog d Wp pake K2 hehehe gara2 yg kasih tutorial pak Urip pake K2, jd kupikir pake yg org2 pake aja biar selamet…hehehe baru setelah agak pinter nyoba2 yg sesuai selera, weh thanks tutorialnya mungkin keknya sama untuk template lain juga :)

  7. Ikon Gravatar 7 chocoluv

    hahahahaah blom apgred ke 2.2… ngga ada waktu,,, sibuk nih *sok sibuk*

    so, gimana kabar k2? masih beratkah seperti yg dulu? :P terakhir kali saya pake sidebar widget malah bikin pegel dan harus di-widget2 :P

  8. Ikon Gravatar 8 ekowanz

    iya tuh…bikin rusuh aj :p

  9. Ikon Gravatar 9 huda

    @chocoluv:
    yaaa.. emang sih.. maksudnya buat mempermudah, kadang malah mempersulit klo gak suka gonta-ganti ya gak usah widget2an segala aja.

  10. Ikon Gravatar 10 zam

    WP 2.2? elek!!

    hidup Wp 2.1.3!!! :D

  11. Ikon Gravatar 11 huda

    @zam:
    halah!!.. klo masalahnya karena page preview yg kayak kamu bilang itu, gimana klo dibikin pluginnya juga?

    jek mood nggo coding ra? /:)

  12. Ikon Gravatar 12 Belajar WordPress

    Wah, untung masih suka pake themes standart. Terus terang kalau paka Themes yang kita ndak punya kontrol atasnya, mending dipertimbangkan lagi deh. Dulu pernah ditawari teman soal K2, wah sangat bagus tapi juga ribet codingnya. Jadi sementara cuma buat koleksi doang :)

  13. Ikon Gravatar 13 huda

    Aku naksir ma theme ini karna fitur javascript & ajaxnya.. tapi justru malah memberatkan pengunjung.. :( .
    trus tim pengembangnya pun solid… jadi pengembangan terus berlanjut, kamu gak bakalan sendirian untuk mengikuti perkembangan WP supaya theme kamu tetep compatible..

    Lagi rencana mo bikin theme, tapi lagi gak punya inspirasi desain.. :d klo codingnya sih gak masalah.. :d

  14. Ikon Gravatar 14 cakmoki

    Kalo error k2 ganti aja ah, soale kan gak bisa edit css :((

  15. Ikon Gravatar 15 huda

    @cakmoki:
    makanya cak, pake yang hosting sendiri aja… :)

  16. Ikon Gravatar 16 kepedihan

    numpang nanya neh…
    v 2.2 udah kebukti aman lom yah…dari bug2..
    cuz yg namanya barang baru khan ga mesti aman…bisa aja cacat produksi..
    ceilee..kyk pabrikan aja :D
    sementara aku maseh pake 2.1.3 nya..
    salam knal…

  17. Ikon Gravatar 17 Gambit

    Hi!

    Sorry I only speak English.

    I was wondering what kind of shoutbox plugin you are using? Is it the one from Pierre or some different one? How did you get it to run under Wordpress?

    Hope you can help me, and sorry for the English post.

    Greetings,
    Gambit

  18. Ikon Gravatar 18 Marisa Eka Putra

    Thanks atas info nya…
    Saya baru menggunakan WP 2.2
    Tapi saya ingin menggunakan Widget sebagai mana mestinya…tapi gak bisa karena theme saya nggk support plugin tersebut….
    Apakah Di WP 2.2 K2 sidebar module dapat berjalan dengan semestinya? Trus, ada tutorial nya gak mas??? Mohon bimbingannya…soalnya masih cupu banget di dunia WP :d

    Regards,

    Marisa Eka Putra

  19. Ikon Gravatar 19 huda

    K2 sidebar module bisa kok, asal ngikutin spt yg saya tulis di atas (nginstal plugin tambahan). K2 sidebar module itu fitur yang ada dalam theme K2. Jadi gak bisa didapatkan secara terpisah.

    Sekarang WP 2.2.1 kan udah keluar mbak.. klo mo upgrade langsung ke 2.2.1 aja

  20. Ikon Gravatar 20 Isparmo

    Boss, aku kan dah install pake versi 2.2, tapi loom ada Widgetnya ya. Trus aku install plugin SIDEBAR WIDFET (http://automattic.com) trus aku aktifkan plugin itu. Tapi kok gak ada pengaruhya sama sekali ya. Mohon pencerahan boss …
    Thanks

  21. Ikon Gravatar 21 ncomputing penganti-pc

    gak bisa,,,,hehhe….susah :) :)

Tinggalkan Sebuah Balasan