Idul Adha, Tahun Baru dan Kilas Balik Setahun

Sebelumnya, selamat hari raya Idul Adha dan selamat tahun baru aku ucapkan kepada semua orang yang mengunjungi blogku ini.

Malam pergantian tahun biasanya dirayakan dengan menghabiskan malam di luar, terutama bagi anak-anak muda. Wajar saja, ini momen yang terjadi setahun sekali. Apalagi 1 Januari ditetapkan pemerintah sebagai hari libur nasional. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi sebagian adik-adikku di FK Undip yang tanggal duanya ujian.

Walaupun aku tetap mendapat libur, tetap saja aku tidak punya jadwal apa-apa malam tahun baru ini. Memang biasanya begini sih, bukan cuma tahun ini saja. Aku memang kurang tertarik untuk merayakan tahun baru. Lebih baik momen ini digunakan untuk merenung, melompat ke belakang mengingat kembali segala tindak-tanduk kita sepanjang tahun ini. Apa saja yang telah kita dapat, apa saja kekurangan kita dan apa action plan kita ke depan. Berhubung tahun ini aku punya personal blog, aku jadi punya satu gawean baru di malam tahun baru ini, yaitu menorehkan isi kepalaku melalui kata-kata di blog ini.

Idul Adha

Malam tahun baru kali ini sedikit unik dibanding tahun sebelumnya, karena bertepatan dengan Idul Adha. Ini seharusnya bisa membuat kita untuk lebih berintrospeksi diri di malam pergantian tahun ini. Lucu tidak sih, kalau di siang hari kita mengingat kewajiban kita untuk berqurban, mengingat saudara-saudara kita yang kekurangan serta berbagi terhadap sesama tetapi malamnya kita nyemplung ke dunia hedonisme? Rasanya jadi mengurangi nilai ibadah qurban di siang harinya.

Kalau bicara soal kegiatan Idul Adha, biasanya aku dan teman-teman Himpunan Mahasiswa Islam melaluinya dengan menjadi panitia qurban. Tapi tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya karena sudah banyak adik-adik angkatan bawah yang bisa diandalkan. Tapi tetap saja aku mengikuti acaranya.

Acaranya ya tentu saja penyembelihan hewan qurban, berupa kambing dan sapi. Karena sudah menjadi kegiatan rutin, banyak orang-orang yang sudah menjadi langganan untuk meng-qurbankan hewannya di Sekretariat HMI Komisariat FK Undip. Biasanya mereka para dokter, dosen serta warga sekitar Kintelan, Semarang.

Sapi yang Sudah Selesai DikulitiSetelah penyembelihan hewan dan sebagian daging dipisahkan untuk dikembalikan kepada yang berqurban, selebihnya dikumpulkan, dibagi-bagi kepada warga sekitar Kintelan terutama yang kurang mampu. Sebagian lagi sisanya kami masak untuk makan-makan bersama santri-santri TPA Habibah dan Miftahlul Ilmi.

Di sini nih yang aku suka. Selain makan gratis, terasa sekali rasa kekeluargaan dan gotong royongnya. Bukan cuma antara anggota HMI dan Pengurus TPA saja, melainkan juga dengan warga sekitar komisariat. Ibu-Ibu di sini – kebanyakan memang putra-putrinya merupakan santri di TPA – beramai-ramai ikut membantu, dari memotong daging menjadi kecil-kecil sampai memasakkannya. Teman-teman tinggal mengantar-antar daging, mengangkat panci, piring, gelas, menyiapkan meja. Yang cowok-cowok sebagian berkumpul membakar sate.

Bersama Teman-Teman HMI Komfak FK Undip Setelah Makan-Makan

Tahun ini menunya hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu gule, bistik, sate, dan tengkleng. Ya.. karena bahannya sama, yaitu daging kambing dan sapi.

Tahun Baru, Kilas Balik Setahun Lampau

Hmm.. tahun 2005 ini apa saja yang terjadi dengan diriku? Let’s see

  • Umur
  • Di tahun ini aku menjumpai ulang tahun ke 21 ku. Berarti aku sudah memasuki dekade ketiga dalam hidupku. Seharusnya umur segitu sudah dewasa, tapi aku rasa aku belum bisa menyebut diriku dewasa.

  • Kuliah
  • Tahun ini pelajaran-pelajaran pre-klinik sudah aku lewati. Tinggal pelajaran-pelajaran klinik. Tapi entah kenapa semangat belajarku jadi menurun drastis. Malah sepertinya aku kebanyakan belajar yang lain. Alhasil, jatah Semester Pendek untuk pertama kalinya aku pergunakan full.

  • Organisasi
    • Di ekstra kampus, tahun ini aku mengakhiri kepengurusanku sebagai Sekretaris Umum HMI Komfak FK undip. Tugas yang cukup berat, menjalankan fungsi administrasi dan kesekretariatan sekaligus menjadi orang nomor dua di komisariat. Dan aku rasa aku kurang bisa menjalankannya dengan maksimal. Tahun ini juga tidak sempat mengikuti LK II. Padahal banyak jadwal LK II yang undangannya sampai ke komisariat, dari Bogor, Ciputat, dll. Tapi selalu ada saja yang menjadi penghalang. Biasanya sih bentrok dengan jadwal ujianku.
    • Di intra kampus, aku mengakhiri masa kepengurusan di Senat Mahasiswa Kedokteran Umum Undip. Namun setelah Pemira berlangsung malah nyemplung kembali ke BEM, di sana dimintai tolong menjadi Koordinator Biro Informasi dan Komunikasi. Berhubung Biro Infokom membawahi media kampus kami, Commed, yang juga berperan sebagai pers di kampus, dan juga karena pendahuluku, mbak Yana merupakan pengurus Badan Pers ISMKI, akhirnya aku kedapatan warisan meneruskan partisipasi Undip di BPN. Lumayan juga sih, dapat kenalan-kenalan baru dari calon sejawat di berbagai penjuru tanah air.
  • Event-Event Menarik Yang Aku Ikuti
    • Di akhir kepengurusan HMI, aku dan Ketua Umum ku sempat diundang oleh HMI Cabang Semarang untuk mengikuti pelatihan tentang Monitoring Kinerja Organisasi bersama teman-teman dari Komisariat HMI se-Semarang. Materinya sangat menarik. Cukup banyak hal-hal baru yang aku dapat di sini. Selain itu, acaranya yang diselenggarakan di villa “Rumah Adat” di Bandungan selama tiga hari dua malam menjadi kenangan tersendiri
    • Karena program kerja Departemen Luar Negeri yang salah satunya ialah pengiriman delegasi ke Seminar-Seminar yang diselenggarakan oleh FK lain, akhirnya aku berangkat ke FKUI untuk mengikuti Seminar Telemedicine yang diselenggarakan oleh Departemen IT SM-FKUI karena bidangku di BEM juga mencakup IT sehingga diharapkan cukup bisa mencerna materinya. Acaranya menarik, cukup membuka wawasan, apalagi di Semarang isu Telemedicine belum terwacanakan.
    • Di acara seminar AIDS dan NAPZA yang diselenggarakan oleh SPADAN, semula aku bukan panitia. Namun akhirnya ditarik ke dalam panitia karena keahlianku dibutuhkan. Karena panitianya sebagian besar juga teman-teman seangkatanku sendiri, ya aku bantu.
    • Masih banyak yang lain tapi terlalu banyak untuk diceritakan
  • Dunia Maya
    • Di awal kepengurusan Infokom BEM KU, aku kebut untuk membuat website resmi BEM, yang dari dulu tidak pernah terealisir. Akhirnya tanggal 12 Juni 2006 – bertepatan dengan hari ulang tahunku, website tersebut bisa diakses. Mulai saat itu, tanggal tersebut selain merupakan tanggal ulang tahunku juga merupakan tanggal ulang tahun website tersebut. Sebetulnya memang tidak bagus untuk kaderisasi pengurus jika aku sendiri yang membuat. Tapi bagaimana lagi, karena sulitnya mencari SDM di bidang web programming n web design di Fakultas Kedokteran. Tapi tetap aku adakan pelatihan bagi pengurus Infokom tentang web programming n design.
    • Dengan datangnya era web 2.0, tahun ini aku tertantang untuk mempelajari AJAX. Namun sampai sekarang belum selesai.
    • Di tahun ini juga aku mulai mengenal yang namanya Wordpress. Langsung saja aku download versi 2.0.5 nya untuk membangun blog ini. Sebelumnya aku sudah berkali-kali membuat blog di situs-situs blog instan lain. Namun tidak ada kelanjutannya. Blog ini aku harap dapat terus berkembang.
    • Dengan diaktifkannya pintu gerbang ke dunia maya di kampus kami (labkom yang dulu sempat diputus), frekuensiku online pun bertambah. Dari Alex aku dapat informasi mengenai komunitas blogger di Semarang, yaitu Loenpia. Langsung saja aku daftar saat itu juga. Di sana aku banyak mendapat banyak ilmu baru, dari pernak-pernik web, kenalan, sampai etika blogging.
  • Ehem.. Cinta
    • Karena kesibukan kami masing-masing, akhirnya aku dan You-Know-Who (hehehe.. Voldemort kalee) memutuskan untuk jalan sendiri-sendiri dulu. Sebenarnya selama ini tidak ada hubungan resmi antara aku dan You-Know-Who. Jadi sebenarnya dari dulu statusku masih jomblo, tetapi karena ada You-Know-Who, teman-temanku sering menganggap aku bukan jomblo tulen. Tapi sekarang gelar itu berhasil aku raih kembali.

Kesimpulan

Banyak kejadian-kejadian buruk menimpaku tahun ini. Yang tertulis di sini cuma yang layak dipublikasikan saja :P. Bisa dibilang prestasiku menempuh tahun ini kurang memuaskan. Semoga tahun-tahun berikutnya menjadi lebih baik.

10 Tanggapan terhadap “Idul Adha, Tahun Baru dan Kilas Balik Setahun”


  1. Ikon Gravatar 1 Iqra Krasnaya

    Wah mas ini usah pindah URL ternyata, aku malah kecele berkunjung ke web lamanya…

    Selamat Idul Adha 1427 H dan tahun baru 2007 ya mas..

  2. Ikon Gravatar 2 huda

    Iya, udah pindah, selamat datang di web baruku
    Selamat Idul Adha dan tahun baru juga, ya. Salam buat om n tante, n fintya juga…

  3. Ikon Gravatar 3 yanita

    hi Huda, dah lama neh g ketemu? kok kyanya kmu makmur aj (gendut-red). hehehe……

    bangga bgt seh ma gelar jomblo, gpp deng “being single n happy”(chick lite bgt)

    hidup jomblo!!!

  4. Ikon Gravatar 4 huda

    Makmur? Kan gak ngekos.. waktu SMA dulu malah ngekos :).
    Lagian, jaman sekarang yg namanya kegemukan itu malah banyak di sosioekonomi menengah bawah lho… (serius amat sih mbahasnya)
    Mungkin juga ini karena rebound effect abis bulan puasa kemarin (anak farmasi tau kan rebound effect …)

    Dah mo lulus y, gimana kabarnya UGM?

  5. Ikon Gravatar 5 escoret

    halah ,di anggep jomblo tulen kok takut..hehheheh
    resolusi thn dpn moga2 lbh oke bos….

    thx dah mmpir eScoret

  6. Ikon Gravatar 6 huda

    hayah… yg dibahas kok itu mulu. Padahal tulisanku panjang buanget..
    lagian gak takut koq, Resolusi?hmm kayaknya malah lagi menikmati keadaan saat ini :)

    thx jg dah mampir

  7. Ikon Gravatar 7 sesy

    mas, thanx dah mampir, ceita setahunya lengkap banget yach
    VIVA JOMBLO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  8. Ikon Gravatar 8 huda

    halah..!!

    namanya juga setahun.. pastinya masih banyak lagi yg lain, tp capek nulisnya

  9. Ikon Gravatar 9 traju

    halloww…salam kenal, met idul adha jg

  10. Ikon Gravatar 10 Alex Budiyanto

    Masih Jomblo?? Siapa takut… ;-)
    *halah*

Tinggalkan Sebuah Balasan